MAHASISWA DAN ERA MILENIAL
Secara
sederhana, generasi milenial adalah generasi yang melek teknologi, tapi naïf
dalam melihat realitas politik. Ada juga yang menyebut sebagai generasi
instan/micin yang sering muncul di sosial media.
Generasi pada era ini “dimanjakan”
dengan hal-hal instan buah dari perkembangan teknologi. Akses informasi dan komunikasi yang semakin murah, mudah, dan cepat,
ternyata tidak menjamin bahwa masyarakat, khususnya mahasiswa juga semakin
melek literasi, malah sebaliknya. Malas baca buku, mudah terprovokasi, dan
intensitas berselancar di media sosial terus meningkat di kalangan mahasiswa
hari ini. Mahasiswa Millennial tidak mampu mengimbangi tantangan zaman. Sebab,
terlihat dengan jelas. Salah satunya ialah terjadi nya dekadensi moral atau
kemunduran moral dalam bertingkah laku sehari-hari di kehidupan mahasiswa
sebagai kaum intelektual
Kini peradaban sedang menanti
sepak terjang mahasiswa dan pemudanya yang sangat diharapkan akan merubah suatu
peradaban ini menjadi lebih baik. Mahasiswa menjadi tumpuan berbagai pihak. Mahasiswa
merupakan harapan bangsa, harapan masyarakat, harapan keluarga, dan harapan dunia.
Beberapa
peran yang harus dimiliki oleh para mahasiswa adalah ; Pertama, menjadi
mahasiswa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual saja, tapi juga
kecerdasan spiritual agar dapat menyeimbagi dengan kemajuan teknologi yang
semakin “memanjakan” ini.
Kedua,
mahasiswa harus berperan sebagai agent of
change atau agen perubahan. Apa yang dilakukan
mahasiswa saat ini akan menjadi cerminan bangsa di masa yang akan datang. Jika saat
ini mahasiswa berleha-leha, malas, maka hasilnya akan berakibat buruk
pada masa depan bangsa. Sebaliknya jika mahasiswa rajin, terus belajar, tiada
henti berjuang membela keadilan dan kebenaran maka dapat
ditebak kemudian, bangsa ini akan menjadi bangsa yang jaya.
Ketiga, mahasiswa berperan
sebagai calon pemimpin masa depan. Mahasiswa harus siap dengan segala tuntutan yang
harus dimiliki untuk mengemban amanah sebagai calon pemimpin masa depan.
Oleh karena itu, kita harus merubah pandangan pemikiran para mahasiswa terkait semakin majunya teknologi informasi. Salah satu hal
untuk merubah mindset ataupun pola
pemikiran mereka adalah dengan memberikan pemahaman bahwa dengan berkembang pesat nya teknologi tidak menjadikan kita sebagai pribadi
yang malas dan menganggap semuanya bisa serba instan. Justru kita harus mampu
mengimbangi kemajuan teknologi dengan kemampuan kita yang mumpuni dalam
memilah-milah mana yang terbaik yang harus dilakukan untuk bangsa.
sumber rujukan: http://blog.unnes.ac.id/triyuliana/2015/11/09/era-modern-mahasiswa-smartphone-dan-gadget-apakah-mempengaruhi-gaya-hidup-dan-pemikiran-mereka/